geotextile

Apa itu Geotextile dan Serat geotextile?

Anda membutuhkan Geotextile untuk Proyek anda ? kami men jual geotextile dan Distributor Geotextile , kami menjual geotextile Dengan 2 Jenis Yaitu Geotextile Woven dan Geotextile Non Woven tentunya berbeda jenis berbeda juga pengunaan dan peng-aplikasiannya . Selengkapnya Mengenai Geotextile Woven dan Non Woven bisa anda simak di artikel di bawah ini dan kami siap menyediakan geotextile murah dan berkualitas , untuk keperluan proyek anda . kami juga dapat  mengirimkan geotextile ke seluruh indonesia dengan pengalaman kami yang telah berpengalaman  dan terpercaya . Jika proyek anda membutuhkan geotextile dan berminat kami siap memberi anda spesifikasi yang pas untuk proyek anda dan jangan ragu hubungi kami .Hubungi Customer Service kami di nomor yang tertera di bawah . Cs kami siap membantu permasalahan proyek anda dan membatu anda ,

Penjelasan Geotextile

Seperti namanya, geotextile yang terdiri dari kata textile, material ini berbentuk lembaran-lembaran kain yang dibuat dengan cara dirajut, dianyam ataupun di kompres dan terbuat dari bahan serat-serat polymer. Geotextile memiliki sifat permeable atau tembus air. Geosynthetics yang bersifat permeable dan memiliki bentuk lembaran tekstil ini biasanya dipergunakan pada tanah, batuan, podasi, bumi, ataupun aplikasi geotekhnik yang lain sebagai bahan tambahan di suatu produk, sistem atau pun struktur ciptaan manusia.

Geotextile adalah salah satu jenis dari geosynthetics sebab gunanya yang lumayan bermacam-macam. Umumnya geotextile dibuat dari polypropylene meskipun pemanfaatan polyester & polyethylene dalam pembuatan geotextile lumayan banyak ditemukan. Bahan-bahan polymer tersebut dibuat menjadi serat atau benang-benang yang lalu difabrikasikan menjadi woven geotextile dan non woven geotextile. Ada detail-detail dasar yang harus diperhatikan dari material geotextile ini yaitu, tipe serta serta tipe penyatuan serat.

 

Ada dua jenis geotextile yaitu, woven geotextile yang memiliki pori-pori yang lebih besar serta beranyam dengan serat yang lebih rapih dan teratur. Sedangkan non woven geotextile memiliki pori-pori yang amat kecil serta memilki serat yant tak teratur dan tak dianyam.

Terdapat 7 jenis tipe serat yaitu monofilament, multifilament, staple fibers, continuous filament, staple yarn, silt film monofilament dan silt film multifilament.

Terdapat material yang yang terbuat dari bahan Geotextile Woven ataupun Geotextile Non Woven yang berbentuk karung yang memanjang seperti guling berukuran besar yang umumnya diisi dengan pasir berlumpur yang disebut dengan geotube. Namun terdapat perbedaan dari masing-masing bahan yang digunakan, yaitu jika menggunakan geotube yang terbuat dari Geotextile Woven akan memiliki kuat tarik serta bukaan pori-pori yg lebih besar jika daripada dengan bahan non woven geotextile. Akan tetapi untuk sifat permeable, elongasi serta ketahanan akan jebol non woven geotextile lebih unggul jika dibandingkan denagn woven geotextile. Jenis – jenis geotextile ini akan menjadi bahan evaluasi untuk memilih macam tube yang ingin digunakan.

Fungsi Geotextile

geotextile

  1. Filter / Penyaring

Sebagai filter, Geotextile Non Woven berfungsi untuk mencegah terbawanya partikel-partikel tanah pada aliran air. Karena sifat Geotextile Non Woven adalah permeable (tembus air) maka air dapat melewati Geotextile tetapi partikel tanah tertahan. Aplikasi sebagai filter biasanya digunakan pada proyek-proyek subdrain (drainase bawah tanah). Supplier geotextile

  1. Separator / Pemisah

Sebagai separator atau pemisah, Geotextile Non Woven berfungsi untuk mencegah tercampurnya lapisan material yang satu dengan material yang lainnya.

Contoh penggunaan Geotextile sebagai separator adalah pada proyek pembangunan jalan di atas tanah dasar lunak (misalnya berlumpur). Pada proyek ini, Geotextile mencegah naiknya lumpur ke sistem perkerasan, sehingga tidak terjadi pumping effect yang akan mudah merusak perkerasan jalan. Selain itu keberadaan Geotextile juga mempermudah proses pemadatan sistem perkerasan.

  1. Perkuatan / Reinforcement

Misalnya dipakai pada proyek-proyek timbunan tanah, perkuatan lereng dll. Fungsi ini sebenarnya masih menjadi perdebatan dikalangan ahli geoteknik, sebab Geotextile bekerja menggunakan metode membrane effect yang hanya mengandalkan tensile strength (kuat tarik) sehingga kemungkinan terjadinya penurunan setempat pada timbunan, masih besar, karena kurangnya kekakuan bahan. Apalagi sifat Geotextile yang mudah mulur terutama jika terkena air (terjadi reaksi hidrolisis) menjadikannya rawan sebagai bahan perkuatan lereng. kami jual geotextile termurah

  1. Lain-lain

Fungsi Geotextile yang lain adalah sebagai pengganti karung goni pada proses curing beton untuk mencegah terjadinya retak-retak pada proses pengeringan beton baru.

 

Jenis Geotextile

geotextile

Geotextile Woven

Geotextile Woven dapat digunakan pada Perkuatan dasar timbunan, Konstruksi jalur rel kereta api, Konstruksi jalan atau longsoran, Breakwater dan Jetty, Slope Reinforcement, Bendungan, Area parkir,  Reverment serta Rip-Rap Pantai.

geotextile                                            Geotextile Non Woven

Geotextile Non Woven memiliki fungsi sebagai pemisah (separator), perkuatan, drainase, filter, sebagai proteksi (pelindung), pengontrol erosi dan lain sebagainya.
Material ini dapat di aplikasikan pada konstruksi jalan, konstruksi jalur kereta api,  reklamasi, coastal breakwater, revetment & riprap pantai, area parkir dan lain sebagainya.

 

Untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan silahkan hubungi kami di :

PT.TIGA PILAR UTAMA KARYA SENTOSA

Alamat        : Jl. Sutera Timur Sutera Renata 3B No. 29 Tangerang

Phone         : 021-29213777 (Hunting)

WhatsApp   : 0856 10 88884 – 0853 11  888884

Email           : info@3pilar.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *